Artikel dan Galeri

PT Yuanquan Steel Indonesia

Instagram
TikTok
Facebook
Link
Link

Ball valve adalah jenis katup (valve) seperempat putar (quarter-turn) yang menggunakan bola berongga, berlubang dan berputar. Katup tersebut berfungsi untuk mengontrol, menghentikan, dan atau memulai aliran fluida (cair/gas) dalam sistem perpipaan. Saat tuas diputar 90o, lubang bola sejajar (terbuka) atau tegak lurus (tertutup) dengan aliran, memberikan kontrol on / off yang cepat dan rapat. Dengan mekanisme ini, ball valve dikenal atas kecepatan dan praktis nya, serta minim dalam kebocoran. Selain berfungsi untuk membuka dan menutup aliran fluida, ball valve  juga berfungsi mengisolasi aliran saat perawatan atau perbaikan pipa.

 

Ball valve  tersedia dalam berbagai material, biasanya disesuaikan dengan pengaplikasian kegunaan, media dan juga tekanan fluida dalam aplikasi, yaitu :

  • Material carbon steel / besi, digunakan dalam pengaplikasian perpipaan dengan jenis fluida air, minyak dan juga gas.
  • Material stainless steel, digunakan dalam pengaplikasian perpipaan untuk penggunaan bahan kimia, pengaplikasian food grade dan juga fluida bertekanan tinggi.
  • Material brass (kuningan), biasanya digunakan dalam instalasi air ringan.

Ball valve memiliki beberapa komponen utama, yaitu sebagai berkut :

  1. Body => rumah valve
  2. Ball (bola) => berbentuk bola berlubang yang berfungsi sebagai pengatur aliran fluida
  3. Seat => dudukan bola , umumnya terbuat dari bahan PTFE atau teflon
  4. Stem => poros penghubung antara ball  dengan handle
  5. Handle / tuas => penggerak buka - tutup
  6. Seal / gasket => mencegah kebocoran.

Jenis - jenis ball valve yang biasa digunakan dalam berbagai aplikasi konstruksi :

  • 2-piece ball valve , terdiri dari 2 bagian
  • 3-piece ball valve , mudah dibongkar untuk maintenance
  • Full bore , diameter lubang sama dengan pipa (debit maksimal)
  • Reduced bore , diameter lubang lebih kecil dari pipa

 

Ball valve memiliki kelebihan dan kekurangan dalam penggunaannya. Kelebihan ball valve meliputi :

  • Pengoperasian cepat , cukup putar tuas 90o (quarter turn)
  • Kedap tinggi, sangat efektif mencegah kebocoran saat ditutup
  • Tahan tekanan dan temperatur, mampu menahan tekanan hingga 10.000 Psi dan juga tahan terhadap temperatur tinggi, tergantung dari jenis material yang digunakan.
  • Umur pakai panjang
  • Perawatan relatif mudah

Kekurangan dari ball valve yaitu kurang cocok untuk pengaturan aliran bertahap dan juga harga lebih tinggi dari jenis gate valve.

Ball valve biasa digunakan dalam berbagai pengaplikasian, seperti :

  • Sistem perpipaan air bersih
  • Instalasi gas dan minyak
  • Pengolahan kimia
  • Industri manufaktur
  • Proyek gedung dan pabrik
  • Sistem hydrand dan utility
  • Perpipaan dalam rumah tangga.