Artikel dan Galeri

PT Yuanquan Steel Indonesia

Instagram
TikTok
Facebook
Link
Link

Pipa spiral welded atau biasa disebut dengan pipa las spiral (SSAW / Spiral Submerged Arc Welding) adalah jenis pipa baja yang dibuat dengan menggulung pelat atau strip baja menjadi bentuk spiral dan menyambungkan tepiannya menggunakan proses pengelasan busur terendam dua sisi (Double-Sided Submerged Arc Welding / DSAW). Metode ini biasanya digunakan untuk memproduksi pipa berdiameter besar. Pipa spiral diproduksi sesuai standar internasional seperti API 5L atau ASTM A134, tergantung dengan kebutuhan spesifik pada proyek. Berikut ini penjelasan mengenai langkah-langkah proses pembuatan pipa spiral welded yaitu :

 

  1. Persiapan material ; proses ini dilakukan dengan cara meratakan dan membersihkan gulungan baja (coil) atau strip baja.
  2. Pembentukan spiral ; strip baja dilewatkan melalui rol bersudut yang secara bertahap dibentuk menjadi silinder dengan jahitan (sambungan) berbentuk spiral.
  3. Pengelasan ; sambungan spiral yang sudah berbentuk silinder kemudian dilas dari sisi dalam maupun sisi luar. Pengelasan dilakukan dengan menggunakan metode pengelasan busur terendam (DSAW) untuk memastikan kekuatan dan kekedapan yang optimal.
  4. Pemotongan dan pengujian ; pipa yang sudah dilas kemudian dipotong sesuai dengan panjang yang diinginkan. Kemudian akan dilakukan berbagai pengujian kualitas diantaranya adalah pengujian hidrostatis dan juga pemeriksaan ultrasonik. Beberapa pengujian tersebut dilakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap standar.

Pipa spiral banyak digunakan dalam beberapa aplikasi industri dan infrastruktur, seperti :

  • Distribusi air ; pipa spiral biasa digunakan dalam saluran pendistribusian air, terutama distribusi air minum atau air limbah yang bertekanan besar.
  • Jaringan pipa ; pipa spiral seringkali digunakan untuk alat transportasi gas dan minyak, dengan tekanan yg rendah sampai sedang, tidak sampai tekanan ekstrem.
  • Konstruksi ; pipa spiral cocok digunakan sebagai tiang pancang, pipa drainase dan juga proyek konstruksi besar lainnya yang membutuhkan pipa berdiameter besar.

 

Pipa spiral memiliki kelebihan dan kekurangan dalam setiap penggunaan dan pengaplikasian nya. Kelebihan dan kekurangan tersebut adalah :

  1. Kelebihan :
  • Hemat biaya ; penggunaan pipa spiral umumnya lebih murah dibandingkan pipa seamless (tanpa sambungan)
  • Diameter besar ; cocok digunakan untuk kebutuhan pipa dengan diameter besar yang sulit dibuat dari pipa seamless
  • Kekuatan tinggi (secara keseluruhan) ; pengelasan spiral memberikan kekuatan tambahan, membuatnya kuat untuk menahan tekanan internal dan eksternal dalam banyak aplikasi konstruksi
  • Cocok untuk aplikasi yang menggunakan diameter besar ; ideal untuk saluran air besar, konstruksi jembatan dan struktur berat karena mudah dibuat dalam ukuran besar
  • Material baku fleksibel ; menggunakan strip baja yang digulung, memungkinkan variasi ukuran dengan lebar blangko yang sama.
  1. Kekurangan :
  • Kurang ideal untuk tekanan sangat tinggi ; Sambungan spiral secara historis kurang ideal untuk tekanan sangat tinggi dibandingkan pipa seamless, meskipun teknologi DSAW (Double-sided Submerged Arc Welding) telah banyak mengatasinya
  • Sambungan lebih rentan ; Sambungan spiral bisa menjadi titik lemah jika tidak diproduksi dengan standar tinggi, rentan terhadap kerusakan dibandingkan pipa seamless
  • Inspeksi lebih kompleks ; Karena adanya sambungan spiral yang memanjang, inspeksi untuk memastikan kualitasnya cenderung lebih memakan waktu
  • Variasi dinding lebih ada ; ada sedikit variasi ketebalan dinding di area sambungan dibandingkan pipa seamless yang dindingnya lebih seragam.